Ingatan Belanja
-(Selasa, 23 September 2025)-
Barangkali setiap kali melihat atau bertemu saya, Pak Bupati itu selalu teringat pada persoalan penyerapan anggaran, alias realisasi belanja daerah. Hal ini wajar, sebab setiap kali berjumpa, saya konsisten menyampaikan evaluasi terkait penyaluran TKD maupun capaian realisasi belanja APBD. Bahkan, laporan bulanan mengenai kinerja penyaluran TKD dan realisasi APBD selalu kami sampaikan secara rutin. Jadi, mungkin karena itulah, setiap kali bertemu saya, yang langsung muncul di ingatan beliau adalah kinerja belanja daerahnya.
Dalam rentang dua minggu itu, saya sempat bertemu Pak Bupati sebanyak dua kali dalam dua acara berbeda. Pertemuan pertama terjadi dalam forum high level meeting TPID, TP2DD, dan TPAKD. Kebetulan saya duduk di sebelah beliau. Tiba-tiba, beliau berinisiatif menyampaikan bahwa sudah ada upaya percepatan belanja, antara lain melalui percepatan proses pengadaan barang dan jasa. Berbagai proyek infrastruktur, katanya, akan segera dimulai, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menariknya, hal yang sama juga beliau ulangi dalam sambutan resmi acara tersebut. Tentu saya menyambut baik hal itu, karena menunjukkan adanya keseriusan.
Minggu berikutnya, saya kembali bertemu beliau pada saat menunggu dimulainya upacara Hari Kesadaran Nasional, sebuah agenda rutin bulanan. Saya memang berusaha untuk selalu hadir setiap kali diundang dalam kegiatan ini, bukan sekadar untuk mengikuti upacara, melainkan juga memanfaatkannya sebagai sarana silaturahmi dengan para pejabat daerah. Kesempatan itu saya gunakan pula untuk bertanya sekaligus menyampaikan evaluasi singkat, baik tentang TKD maupun isu ekonomi daerah lainnya.
Yang membuat saya terkejut, setelah membacakan sambutan resmi, secara spontan Pak Bupati kembali menyinggung progres realisasi belanja APBD. Lebih jauh, beliau bahkan menginstruksikan para ASN daerah agar segera melakukan akselerasi belanja. Saya sempat terdiam, bertanya dalam hati: apakah karena tadi sempat bertemu saya, maka beliau kembali teringat pada soal realisasi anggaran? Bisa jadi memang demikian.
Namun yang jelas, mendengar instruksi langsung kepada para ASN dalam forum resmi itu membuat saya terharu. Mata saya terasa perih, berkaca-kaca, entah karena apa. Seolah saya melihat sebuah gambaran masa depan: bahwa daerah ini benar-benar sedang berproses menuju percepatan pembangunan. Saya membayangkan, jika konsistensi ini terus terjaga, maka bukan tidak mungkin kesejahteraan masyarakat daerah ini akan semakin meningkat.