Postingan

Menampilkan postingan dengan label KPPN

Kantor Vertikal Yang Mengurusi PNBP

Ditulis: 20 Oktober 2018 Sudah saatnya kita lebih serius. Mengelola PNBP. Dan memang kini pemerintah semakin serius. UU PNBP yang baru sebagai buktinya. Barangkali inilah momen yang tepat. Untuk mendudukkan tugas pada tempatnya. Yang memang sejatinya itu tugasnya. Yang jika tepat tempatnya akan berdampak pada tata kelola PNBP yang lebih optimal. Ada unit yang namanya pelaksanaan anggaran. Tentu yang dimaksudkan adalah APBN. Yang di dalamnya mencakup penerimaan dan pengeluaran. Unit ini bertugas menyusun kebijakan terkait pelaksanaan anggaran. Yang selama ini lebih banyak ke soal kebijakan pelaksanaan pengeluaran. Lalu, bagaimana perumusan kebijakan atas pelaksanaan penerimaan? Nah, inilah saat yang pas. Untuk mulai memikirkan. Kebijakan apa yang tepat agar pelaksanaan penerimaan berdampak pada kebaikan. Bagi negara. Dan rakyatnya. Di dalam DIPA selama ini, ada unsur belanja dan pendapatan. Dalam ranah pelaksanaan mestinya tidak melulu soal belanja yang ditangani. P...

Layanan "Kelas Jauh"

Ditulis di Angkasa, 10 Mei 2018 Seluruhnya menyatakan kegembiraan atas rencana berdirinya kantor cabang pembantu kami di kota senja indah yang menurut mereka sudah dijanjikan sejak lama oleh entah siapa yang sejatinya mereka sangat berharap secepatnya beroperasi agar kesulitan transportasi tak lagi mereka alami dimana seorang perempuan yang kami panggil kakak bercerita dengan penuh semangat atas kisah perjalanannya ke kantor induk kami yang hanya bisa ditempuh dari kota itu dengan pesawat seminggu sekali atau jalur laut paling cepat 8 jam tanpa ada pilihan melalui jalan darat. Suatu ketika dia berangkat ke kantor induk dan kembali dengan menggunakan kapal laut yang saat pulangnya terjadi musibah yang mana satu mesin kapal itu rusak dan di kala teknisi masuk ke ruang mesin untuk memperbaiki justru tiba-tiba teknisi itu meninggal dunia karena rakus makan durian pada waktu kapal bersandar yang memang kota dimana kantor induk itu berada terkenal dengan durian dan buah pala dan lan...

Tugas Pembinaan

Ditulis di atas Rel Kereta, 5 Mei 2018 Begini-begini saya dulu aktivis dakwah. Sekarang, entahlah?  : Ketika masih kuliah di kampus kedinasan, seminggu 3-4 kali saya mendatangi satu kampung binaan. Pada satu periode, malah saya ditunjuk sebagai ketuanya. Di kampung itu ada mushola. Habis ashar kami mengajari ngaji dan hal-hal baik lainnya pada anak-anak. Selepas Maghrib, ada orang tua dan remaja yang juga belajar ngaji. Kami mendampingi mereka sampai sholat isya. Lepas sholat isya, kami tutup dengan kultum. Lalu, sebelum kami pulang ke kost biasanya kami berkeliling silaturahmi ke rumah warga. Hari ini berkunjung ke rumah keluarga A dan B, besoknya keluarga C dan D, terus bergantian. Inti dari semua yang kami lakukan adalah mengajak warga pada kebaikan. Mengapa kami lakukan itu? Karena kami merasa ada kewajiban melaksanakan hal itu, yaitu berdakwah mengajak pada kebaikan. Tetapi, apakah warga merasa terikat untuk kami bina? Tentu tidak. Semua berangkat dari kesadaran salin...

Mengawal APBN

Ditulis di Angkasa, 28 April 2018 Saya hanya bisa tersenyum dan mengangguk. Pak Sekda itu protes dengan persyaratan penyaluran DAK fisik yang menurutnya memberatkan Pemda dan malah menjebak, khususnya terkait dana talangan dari APBD. Setidaknya bagi daerahnya. Tentu saya tidak bisa membantah dan menjelaskan lebih jauh. Meski sebenarnya pada proses pengalihan penyaluran DAK fisik saya juga terlibat. Bukan itu tujuan kami bertemu Sekda. Ada maksud lain yang menjadi tujuan utama. Saya khawatir jika saya membantah komplain itu, justru akan berpengaruh pada niat baik Pak Sekda itu kepada kami. Pak Sekda juga menjelaskan tentang kondisi geografis daerahnya yang berbatasan dengan negara tetangga selain dengan kekayaan alam berupa hutan konservasi yang sangat luas. Beliau bercerita ada satu kawasan dimana orang bisa menambang emas cukup dari permukaan tanah, apalagi kandungan di dalamnya. Dengan bangga Pak Sekda menjelaskan tentang pohon besar di hutan itu yang membutuhkan 7 orang...