Postingan

Menampilkan postingan dengan label Menulis

Asal Usul (Capaian Output)

Gambar
- (Ditulis tanggal 24 Juni 2022) -  Di tengah upaya menggenjot nilai IKPA dan setelah merampungkan novel Sepatu Dahlan, saya menemukan buku berisi asal usul benda-benda di sekeliling kita. Seperti: asal usul rumah, baju, kaos, sarung, handuk, dll. Seiring aktivitas monitoring capaian output, beberapa halaman buku itu sudah saya baca. Yang menarik dari buku ini adalah selain tambahan pengetahuan tentang sejarah benda-benda itu, saya suka dengan gaya bahasa penulisannya. Saya merasa tidak asing dengan gaya menulis seperti itu. Gaya bertutur. Saya senang, seolah mendapat justifikasi dengan gaya saya selama ini. Maka, output yang kelak saya peroleh setelah mengkhatamkan buku itu adalah pengayaan pengetahuan, kosa kata, gaya kalimat, yang semua itu akan mempertajam kompetensi saya. Dan inilah mungkin yang disebut outcome. Yang semuanya itu barangkali bisa disebut sebagai momen mengasah gergaji. Begitulah. Apapun, output dan outcome senantiasa menjadi tujuan. Maka, perhatian kita hari-ha...

IKU Literasi Akan Berakhir Tahun Ini?

 --- (Ditulis tanggal 26 Oktober 2022) --- Sisa dua bulan lagi, tepatnya dua bulan plus 5 hari, kalau dihitung dari saat ini, tahun 2022 akan berakhir. Artinya? Bisa macam-macam, tergantung sudut pandang dan kepentingan. Tergantung pula pada siapa atau identitas yang melekat pada orang itu. Bagi yang sudah merasa lama menunggu, di masa dua bulan itulah momen itu biasanya hadir. Yang kehadirannya kerap bikin kaget. Ada yang sesuai keinginan ada pula sebaliknya. Ada yang bahagia, ada pula yang masih harus bersabar. Dan seterusnya. Atau, bagi pejabat unit itu yang punya indikator kinerja utama (IKU) literasi, sudah pasti mesti segera merampungkan tulisan. Dan disinilah persoalan itu bermula, terutama untuk yang tidak hobi menulis. Bagi orang jenis ini, lebih baik disuruh gowes puluhan atau ratusan kilo, atau mancing, atau gaple, atau bla-bla-bla, daripada disuruh bikin artikel. Tapi, bagaimanapun tugas literasi ini harus diselesaikan. Kecuali untuk mereka yang tidak peduli nilainya m...

Program Literasi ASN: Upaya Menggugah PNS untuk Produktif Menulis

Gambar
Dimuat di https://jateng.idntimes.com/ pada link:  https://jateng.idntimes.com/opinion/social/dhana-kencana-1/program-literasi-asn-upaya-menggugah-pns-untuk-produktif-menulis/full  (25 Februari 2022) ------------------------------------------------------------------------- Pada peringatan Hari Bakti Perbendaharaan Tahun 2018, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kementerian Keuangan mengangkat tema literasi. Tema ini kemudian menjadi inspirasi lahirnya ide-ide baru, inovasi, kreatifitas pegawai dan kegiatan-kegiatan di seputar tema tersebut. Inti dari lahirnya tema literasi adalah organisasi ingin mendorong para pegawainya tidak hanya cakap berbicara tetapi juga mampu menuangkan gagasan dalam sebuah tulisan populer yang dapat dinikmati oleh masyarakat. Tujuan yang diinginkan adalah agar program dan output yang dihasilkan pemerintah, khususnya dari Kemenkeu dapat diketahui oleh masyarakat. Bagi pegawai sendiri, program literasi ini juga akan memberikan motivasi untu...

Program Menulis

Gambar
Ditulis: 21 Januari 2018 Mulailah dengan membisikan mantra ini 3 kali: "menulis itu mudah." Sudah? Lalu tulislah semua yang tergambar dalam pikiran. Seperti saat saya menuliskan ini. Saya sedang membayangkan semua pejabat bisa menulis tentang pengalamannya bekerja, pengalamannya di suatu daerah, pengalamannya menghadapi masyarakat dan adat setempat. Kisah pengalaman itu kemudian dikirimkan ke unit yang akan menggabungkan semua tulisan menjadi sebuah buku. Jadilah apa yang saya sebut w awasan local wisdom. Apa manfaat buku ini? Banyak. Selain untuk meningkatkan kompetensi sosiokultural bagi pembacanya, setidaknya kita bisa menulis. Bila masih kesulitan untuk menuliskan apa yang ada dalam pikiran, coba gunakan cara ini. Saya yakin semua memiliki smartphone yang di dalamnya ada fitur perekam. Buka fitur itu. Lalu silakan anda ngomong pengalaman anda seharian tadi, misalnya anda baru saja bertemu dengan mitra kerja dan berhasil memberikan saran atas masalah yang dihadap...

Literasi & Agen Organisasi

Program Literasi Organisasi Ditulis: 20 Agustus 2017 Pernahkah Anda ke Toko Buku? Beberapa kali saya kesana dan mencoba mengecek buku buku di lapak ekonomi, hukum dan pemerintahan. Saya berusaha menemukan buku yang terkait institusi saya atau setidaknya ditulis oleh tokoh tokoh ternama di organisasi saya. Saya kesulitan menemukan buku buku itu. Padahal sejatinya banyak tema/kebijakan menarik yang sangat layak untuk ditulis menjadi buku dan dikonsumsi serta menjadi referensi masyar akat. Sebenarnya tidak hanya buku, pun sedikit saja yang menulis di media mainstream (atau malah belum ada). Mungkin karena kita belum sadar literasi. Bila kini kita mengenal program literasi sekolah, barangkali itu bisa ditiru menjadi program literasi kantor. Percayalah, menulis itu investasi. Bisa jadi kedepan setiap Anda tes untuk naik ke jabatan lebih tinggi, Anda akan diminta untuk menulis. Sumpah..., bila Anda mampu menulis dan menerbitkan buku, sungguh itu keren sekali. Dan sekarang kami berusaha...