Mutasi pulang?
-(Sabtu, 29 Agustus 2026)- Setiap kali mencermati surat keputusan mutasi, saya kadang menemukan sesuatu yang menarik di dalamnya. Ia bukan sekadar file PDF yang berisi nama pegawai, jabatan, tempat lama, dan tempat baru. Dari kolom-kolom sederhana itu, kadang ada cerita yang lebih panjang. Bahkan, sesekali ada sesuatu yang membuat dahi saya berkerut. Dari sebuah SK mutasi, kita mungkin bisa membaca pola. Ada kebijakan yang barangkali tidak pernah ditulis secara terang-terangan, tetapi terasa dari keputusan yang berulang. Misalnya, mungkin saja asumsi lama bahwa setelah lima tahun bertugas di luar daerah, seorang pegawai memiliki kesempatan untuk kembali ke homebase , kini tidak lagi sesederhana itu. Barangkali ada pesan yang hendak disampaikan pimpinan: belum saatnya kembali ke kampung halaman. Dengan segala take home pay yang diterima sebagai ASN, masih ada pengabdian yang harus ditunaikan di berbagai pelosok negeri. Negara membiayai kita bukan hanya untuk bekerja di tempat ya...