Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ragam Kehidupan

Mudik

Gambar
 - (Ditulis tanggal 16 April 2022) -  Mudik adalah tentang kenangan. Dan kita kerap merindukan kenangan masa kecil kita di kampung halaman. Lalu, dengan bersemangat kita menuturkan cerita-cerita silam pada anak-anak kita. Tentang bagaimana kita bermain tanah liat, bermain kelereng, bermain betengan, bermain ketapel, bermain petak umpet, bermain engkling, bermain layangan, adu wayang, adu karet, adu jangkrik, adu kecik dan segala jenis permainan lampau yang sekarang tak lagi dimainkan oleh anak-anak kita.  Atau tak hanya soal permainan, bahkan rasanya dengan sangat antusias kita menceritakan pengalaman masa kecil kita dulu mengaji di mesjid dengan lampu minyak tanah atau petromak, yang kita pulang dari mesjid membawa oncor untuk menerangi jalan ketika harus melewati jalan setapak di kebonan. Atau bagaimana pengalaman sholat tarawih kita dulu yang 20 rakaat ditambah 3 rakaat, yang rasanya lamaaaa sekali, dan kita sabar mengikuti karena setelah itu kita akan mendapat pembagi...

Ramadhan Istimewa

 - (Ditulis tanggal 28 April 2022) - Ini adalah ramadhan istimewa. Setidaknya bagi saya. Tidak hanya target amalan ramadhan, saya punya target duniawi lainnya. Yang sebenarnya terkait erat dengan puasa. Dulu, saya kerap balas dendam disaat berbuka. "Coba tengok kerongkonganku, akan nampak makanan," bercanda saya pada istri untuk menggantikan kalimat "saya kekenyangan". Dulu, saya heran kenapa berat badan saya tak turun-turun kendati sudah berpuasa sebulan penuh, tak satu hari pun saya puasa mbedug, atau puasa tutup kendang hanya di awal dan di akhir, atau pura-pura puasa ketika ada orang, lantas menyelinap ke warung jika sepi orang. Sumpah, saya berpuasa sebulan penuh. Hanya saja, berat badan saya tetap. Dulu, sebelum berbuka saya minta disiapkan atau beli sendiri: kolak, gorengan, dawet, donat, kue, teh manis atau es buah atau es degan dan segala panganan lainnya. Dulu, disaat makan sahur, saya ambil nasi satu piring penuh, karena takut kelaparan disaat puasa. Bahk...

Turis

Gambar
   - (Ditulis tanggal 24 Juli 2022) - Ketika di sebuah pasar lokal, dimana orang-orang di pasar itu sudah saling kenal, kemudian melintas seorang turis, apa yang akan terjadi? Nyaris semua mata akan tertuju pada turis itu. Orang baru dengan perawakan dan mungkin dengan dandanan yang berbeda dari umumnya warga disitu, sudah tentu akan menarik perhatian. Barangkali orang-orang di pasar itu bertanya-tanya, siapa turis itu, mau apa dia, apa yang sedang ia cari, ia mau kemana, mau lihat apa, dst. Apalagi tiba-tiba turis itu masuk ke sebuah kedai, memesan makanan, lalu dengan santainya menikmati sarapan. Yang tak berapa lama kemudian, beberapa warga lokal berdatangan ikut memesan makanan di kedai itu. Yang orang-orang itu lalu memperhatikan atau melirak-lirik turis itu. Lantas, apa respon sang turis saat ia sadar banyak mata tertuju padanya? Barangkali ia akan tersipu malu, lalu berusaha bersikap sopan, menyapa orang-orang dengan kata-kata yang umum. Lalu, ia akan segera pergi setel...

Mind Blowing

Gambar
   - (Ditulis tanggal 23 Juli 2022) - Apa yang Anda bayangkan ketika mendengar kata "kerupuk"? Kebanyakan orang tentu akan berpikir seperti ini. Kerupuk adalah satu jenis panganan yang bentuknya lempengan, kering wujudnya dan akan berbunyi kriuk saat digigit. Setidaknya itu yang ada di benak saya. Bagi sebagian orang, kerupuk adalah lauk wajib saat ia makan. Tanpa kerupuk dan bunyi kriuk, sarapannya, makan siangnya atau makam malamnya akan terasa belum sempurna nikmatnya. Karena itu, bagi penggemar kerupuk, dia selalu sediakan satu toples penuh berisi kerupuk sebagai lauk pelengkap. Malahan, di beberapa tempat kerja, sekelompok pegawai urunan untuk berlangganan kerupuk, yang toples kaca isi kerupuk itu selalu disembunyikan saat akan ada pejabat sidak ke ruangan. Kerupuk ada banyak jenisnya. Ada yang berbentuk bundar putih atau kuning, dengan sebutan kerupuk bandung. Ada pula kerupuk lempeng, yang orang Madiun menyebut begitu, tapi orang Sragen menyebutnya karak. Ada pula keru...

Bekerja Berdasarkan Data

Gambar
 - (ditulis tanggal 17 Juli 2022) -  Ada satu pelajaran berharga yang saya peroleh dari seorang senior. Yaitu: memulai tugas baru dengan menganalisis data. Di awal tahun lalu, saat sang senior ini akan memulai tugas barunya, barangkali dia tidak bertanya pada pendahulunya tentang orang-orang disitu, bagaimana kinerja dan perilakunya. Akan tetapi, dia memilih bertanya tentang user password OMSPAN. Kami baru paham setelah hari pertama perkenalan, dia memaparkan hasil olah data. Dia tunjukan visualisasi data dan analisisnya. Saya terkaget-kaget. "Oh.. sampai kesana pemikirannya." Sejak itulah, saya terpicu untuk mencontoh apa yang dia lakukan. Menggeluti data. Lewat pergumulan dengan data itu kemudian saya melahirkan beberapa artikel. Pada intinya adalah bekerja berdasarkan data. Ini yang selalu dia tekankan. Dia tunjukan hipotesa-hipotesa berdasarkan data yang dia olah. Seperti: jumlah hari yang dilalui pemda dalam proses perekaman data kontrak atau SP2D BUD sampai dengan revi...

Target Tercapai

Gambar
 - (Ditulis tanggal 16 Juli 2022) -  Yess...!!! nilai IKPA kuartal dua bisa mencapai target 89. Data kemarin menunjukkan angka 89,27. Dengan capaian triwulan I yang masih dibawah target, tentu raihan triwulan II ini menjadi prestasi yang daebak. Karena tak mudah meraihnya. Ada drama disana. Yang memang drama itu dibutuhkan agar bekerja tak terjebak pada rutinitas yang monoton. Seluruh pihak harus peduli dan dilibatkan. Itulah kuncinya. Tak mungkin Kanwil bekerja sendiri. Dan juga mustahil KPPN berusaha mandiri. Pada akhirnya peran satker adalah utama. Disitulah dibutuhkan kesungguhan Kanwil dan KPPN untuk memberikan bimbingan, pendampingan dan konsultasi secara intens. Kunci berikutnya adalah alat monitoring. Ini diperlukan agar Kanwil dan KPPN bisa mengontrol dan memberikan evaluasi, mana-mana yang mesti didorong, satker mana yang mesti dikejar dan sekaligus sarana bagi Kanwil dan KPPN untuk mengetahui medan laga. Karena itu, alat monitoring ini tidak cukup yang hanya bisa me...

Menunggu

Gambar
 - (Ditulis tanggal 7 Juli 2022) -  Ketika naik bus antar kota antar provinsi, saya tak pernah sanggup untuk melihat handphone. Saya masuk golongan orang lemah jika membaca di bus atau mobil yang sedang melaju. Bisa parah kalau memaksakan diri. Mual-mual dan mabok darat. Berbeda dengan ketika naik kereta api atau pesawat, saya bisa habiskan waktu dengan membaca atau menulis. -Tetap santai dan sehat meski sedang pegang HP atau laptop di mobil itu- merupakan kelebihan atau kehebatan yang tidak semua orang miliki. Karena itu, saya kagum dengan seorang senior saya dulu yang tetap tenang selama naik mobil sembari coding. Maka, yang saya lakukan di bus adalah menjadi pengamat. Bukan mengamati secara serius, karena objek yang diamati cepat berganti. Saya amati pemandangan di pinggir-pinggir jalan yang dilalui bus. Saya amati video musik koplo yang diputer di bus. Saya amati lirik lagu yang dinyanyikan. Pun tentu saya amati sang penyanyi yang berlenggak lenggok yang tangannya seolah t...

Defisit Kalori

Gambar
 - (Ditulis tanggal 25 Juni 2022) -  Inilah yang berusaha dilakukan oleh orang-orang modern sekarang ini. Berbagai cara dilakukan untuk menurunkan kandungan "kalori" di dalam tubuhnya. Entah sebagai life style, agar good looking atau memang untuk kesehatan. Salah satu cara yang dilakukan adalah berolah raga, baik lari, gowes, nge-gym atau olah raga lainnya. Intinya: agar timbunan karbo itu terbakar dan sedikit demi sedikit menipis. Begitu kira-kira saran dari berbagai youtuber sembari memamerkan badan ramping atau berotot itu. Mereka bilang: "cukup 5 menit setiap hari" atau "cukup lakukan ini di rumah" atau "berat badan turun dalam satu minggu" dan beragam kalimat lainnya yang provokatif itu. Percayalah. Itu tak pernah semudah yang kita tonton di youtube. Tak sedikit yang akhirnya putus asa, lalu berkata "terserah!". Yang artinya bisa macam-macam. Bisa bermakna sudah pasrah dan menerima keadaan serta percaya itu sudah takdirnya. Atau bi...

Pepaya Madu

Gambar
  - (Ditulis tanggal 17 Juni 2022) - Makna kata "buah-buahan" sudah pasti berbeda dengan "mobil-mobilan" atau "uang-uangan." Yang pertama artinya beragam buah, yang kedua dan ketiga berarti tiruan atau bukan mobil atau bukan uang sebenarnya. Ahli gizi mengatakan atau buku-buku pelajaran sekolah menuliskan bahwa buah-buahan sangat bagus untuk dikonsumsi. Buah menjadi bagian dari "4 sehat 5 sempurna". Buah mengandung anti oksidan, banyak serat, berbagai vitamin, yang semuanya dibutuhkan oleh tubuh supaya tetap sehat. Kesimpulannya: buah itu sehat. Tak ada lagi perdebatan soal ini. Sesuatu yang sudah mutlak. Kalau pun ada yang ingin mendebat, ujung-ujungnya adalah debat kusir. Sebagaimana yang sering terjadi ketika semua pihak bertahan dengan ego masing-masing. Bahkan ketika terjadi debat kusir, "Bruaakk!" Meja terbelah. Sang Kuda naik pitam dan lepas kendali. Dua kusir tertunduk memegang cemeti. Begitulah. Absurd. Sebuah fiksi yang ...

Pisang Srikaya

Gambar
 - (Ditulis tanggal 16 Juni 2022) - Ketika dulu ada PPKM, dimana warga dilarang berkegiatan yang mengundang kerumunan, harga pisang di kampung saya anjlok. Ini bisa dipahami. Setiap hajatan warga, tak lepas dari kebutuhan akan pisang. Sehingga saat tak ada lagi hajatan, kebutuhan terhadap pisang menurun. Ketika permintaan melemah, sedangkan stok melimpah maka harga pun turun. Maka, pada masa itu, pisang-pisang yang kami panen dari kebun, lebih banyak kami konsumsi sendiri. Digoreng, direbus, atau dibikin semacam "barongko" atau untuk campuran isi kolak. Sekarang, hajatan warga sudah kembali marak. Seiring kebutuhan pisang meningkat, harga pisang pun naik. Sebenarnya tak hanya buah pisang yang punya nilai ekonomi. Daun pisang pun bisa dijual dan menghasilkan duit. Ya tentu harganya tak pernah selangit harga dedaunan gelombang cinta atau jenmani kala itu. Tapi, ungkapan: "Mau bayar pake apa? Pake daun pisang?", barangkali sudah jadi kenyataan. Ada lagi jantung pisang....

Ngemong

Gambar
 - (Ditulis tanggal 12 Juni 2022) -  Tema obrolan kami malam itu, lebih banyak porsinya tentang bagaimana menumbuhkan ikatan batin antar pegawai, terutama hubungan antar generasi. Satu hal yang bisa saya simpulkan: ikuti apa kemauan anak-anak muda itu. Apa seleranya, mainannya atau tempat yang mereka senangi? Artinya: kaum senior hendaknya bersikap demokratis. Kesimpulan itu saya ambil dari saripati pengalaman seorang senior yang jago dalam interpersonal communication. Memang tidak semua orang bisa melakukan itu. Dibutuhkan kebesaran hati, ngalah, rendah hati dan ikhlas. Atau istilahnya bisa "ngemong". Yang kadang ngemong ini tidak hanya dilakukan oleh senior kepada yunior, oleh atasan kepada bawahan, tapi kerap juga dilakukan oleh bawahan kepada atasan, atau oleh yunior kepada senior. Tentunya, dengan perkembangan jaman dan adanya celah generasi ini, yang ngemong mestinya kaum senior. Dan salah satu tanda senior itu bisa ngemong para yunior adalah kesediaan dan kelegaan hat...

Andai Semua Das Des Sat Set

Gambar
 - (ditulis tanggal 11 Juni 2022) - Nampaknya mengejar target realisasi penyerapan anggaran triwulan II ini akan menghadapi tantangan. Terutama untuk belanja modal, yang sesuai reformulasi IKPA, target di triwulan II ditetapkan 40%. Hampir setiap tahun tantangan penyerapan belanja modal ini selalu berulang. Tak saja pada belanja modal yang ada di satker K/L, termasuk DAK fisik -yang notabene merupakan belanja modal- juga menghadapi persoalan yang sama. Artinya, baik di satker K/L maupun pemda, masalah lambatnya penyerapan belanja modal sudah merupakan hal yang klise. Atau jangan-jangan memang sudah menjadi nature-nya belanja modal. Setiap tahun pola penyerapannya selalu ajeg. Selalu landai di awal, lalu melonjak di periode triwulan IV, jika digambarkan dalam satu grafik. Padahal, semua sudah sepakat, semakin cepat realisasi semakin baik. Alias, jika kegiatan belanja modal itu cepat dilaksanakan dan cepat selesai, tentu outputnya yang berupa infrastruktur bisa segera dimanfaatkan o...

Simbiosis Senior-Yunior

Gambar
 --(Ditulis tanggal 4 Juni 2022)-- Cerita film Top Gun baru-baru ini bisa merefleksikan kondisi lingkungan kerja. Terutama pada bagian bagaimana membangun tim yang kompak antara generasi senior dengan para yunior. Kuncinya, tim solid beda generasi itu mesti dibangun berdasar pondasi kompetensi dan kemampuan setiap elemen tim. Istilahnya, simbiosis mutualisme. Bukan sebagiannya menjadi parasit. Kompetensi itu tidak harus sama dan pasti berbeda. Seorang senior, rasanya sulit menyamai kegesitan dan kemampuan para yunior di bidang teknologi. Tapi, biasanya yang senior lebih kaya akan pengalaman. Ibaratnya, senior sudah beberapa kali naik pangkat, puluhan kali KGB, dan telah sekian kali beradaptasi dengan lingkungan, pimpinan dan tugas-tugas baru. Sepatutnya, pengalaman-pengalaman itu menjadi value atau nilai lebih bagi para senior. Berkat banyaknya pengalaman dan didukung wawasan yang luas, seorang senior seyogyanya mampu menjadi visioner, yang bisa memprediksi segala kemungkinan yang ...

Menua Bahagia

Gambar
Kelak, setiap orang akan sampai seperti mereka. Jika Tuhan menghendaki. Karena memang sebagian diantaranya lebih cepat kembali. Laksana buah kelapa. Ada yang masih bunga alias manggar, jatuh berguguran. Ada yang sudah jadi kelapa kecil alias bluluk, pun ada yang rontok. Beranjak jadi cengkir alias sudah ada airnya tapi belum berdaging, eh ikut kepetik sekelompok orang yang pengen minum degan sehabis gowes. Ada yang sudah jadi degan, yang justru jadi sasaran empuk dan sering diambil orang untuk dijual di pinggir jalan. Dan ada pula yang sampai jadi kelapa tua, yang orang enggan memetiknya, yang tupai pun malas memakannya, hingga ia sendirian tak ada lagi yang seumuran. Seperti itulah gambaran kehidupan manusia. Tak pernah ada yang tahu, kapan harus terhenti. Karenanya, manusia hanya bisa mengira-ngira, ia akan sampai pada usia seperti mereka. Yang antara kekuatan fisik dan semangatnya tak lagi sama. Yang keinginannya kerap dihadapkan pada kelemahan yang mulai menggerogotinya. Yang salah...

Sawo, Nostalgia dan Imunitas

Gambar
  --- (Ditulis tanggal 15 Agustus 2021) --- "Ia manis, kulitnya sawo matang." Begitu orang mendiskripsikan warna kulit seseorang dengan warna buah sawo. Tujuannya: agar mudah memberikan gambaran tentang ciri-ciri seseorang pada orang lain. Saya tidak sedang membicarakan soal warna kulit. Yang belakangan ini, kulit tangan saya berubah menjadi gosong, karena mandi sinar matahari untuk menyerap vitamin D, yang katanya untuk memperkuat imunitas. Entah apalagi setelah susu itu, air kelapa muda itu, daun kelor itu, bahagia itu, dan lain-lain itu, yang akan viral dan diburu orang untuk menjaga diri dari pandemi. Jadi, bukan tentang warna kulit, tapi mengenai buah sawo. Yang hari-hari ini adalah musim panen buah sawo. Yang dulu saat saya masih belia, berlomba dengan teman sebaya, "luru" buah sawo di halaman mesjid. Karena jatuh dari pohonnya, buah sawo yang kami ambil itu kadang sudah tidak utuh lagi. Malah sudah ada bekas gigitan codot semalam. Yang justru bekas codot itu ...

Ceroboh

Gambar
  --- (Ditulis tanggal 23 Oktober 2021) --- Kamis pagi itu, sepeda motor terasa oling. Memang sudah beberapa hari ini, saya ingin tambah angin ban. Setelah kurang lebih 1,5 km dari rumah dinas, saya temukan kios tambal ban yang sudah buka. Saya berhenti. Saya "jagang" sepeda motor dengan standar tengah. Agar si Bapak lebih mudah memutar roda mencari pentil ban. "Tambah angin, Pak.. depan belakang," kata saya. Dengan gesit si Bapak menyelesaikan tugasnya. Lalu, saya berikan lembaran uang sebagai ongkos tambah angin. Saat saya men-starter sepeda motor, saya melihat botol-botol bensin. Ada yang berbisik dalam batin saya. "Ga sekalian isi bensin?" Entahlah, saya tak acuh dengan lintasan kata-kata itu dan terus ngeloyor melanjutkan perjalanan ke kantor. Saya merasa beberapa hari kemarin sudah mengisi bensin. *** Karena kadung asyik mengedit satu Bab di KFR, sore itu saya memutuskan pulang kantor habis maghrib. Saya punya dua pilihan. Pulang naik motor atau mobi...