Mendengar manajer
-(Rabu, 11 Februari 2026)- Ketika bertemu dengan kolega yang berada pada jabatan setara, sering kali percakapan mengalir ke satu muara yang sama: keluh kesah tentang kinerja anggota tim. Ragamnya pun nyaris seragam. Ada yang mengeluhkan perilaku tidak disiplin, minimnya inisiatif, hingga sikap yang terlalu kaku dalam bekerja dan menyikapi ketentuan, yang pada akhirnya justru memantik kegaduhan di lapangan. Jika ditelisik lebih dalam, persoalan ini kerap berakar pada satu hal mendasar: ekspektasi. Ada harapan yang dibangun, ada gambaran ideal tentang bagaimana anggota tim seharusnya bersikap dan bekerja. Ketika realitas tidak sejalan dengan bayangan itu, muncullah rasa kecewa. Dan dari kekecewaan itulah, keluh kesah menemukan suaranya. Namun, memberi solusi atas keluhan semacam ini bukan perkara sederhana. Apa yang berhasil kita lakukan di satu tempat, belum tentu relevan di tempat lain. Lingkungan kerja, budaya organisasi, hingga latar belakang personal tiap individu membentuk konte...