Sok penting
-(Jumat, 9 Oktober 2026)- “Ga usah sok penting di tempat kerja.” Begitu bunyi ungkapan yang beberapa kali mampir di timeline saya. Kalimatnya pendek, tetapi entah mengapa cukup mengusik pikiran. Ada sesuatu yang terasa pahit di dalamnya, seolah-olah seseorang sedang mengingatkan kita agar jangan terlalu percaya bahwa keberadaan kita sedemikian penting bagi sebuah organisasi. Kalau boleh menambahkan, mungkin ungkapan itu bisa dibuat sedikit lebih panjang: bahkan ketika kita sudah berprestasi, jangan terlalu berharap akan selalu ada reward. Sebab organisasi, pada dasarnya, akan lebih dulu memikirkan kepentingannya sendiri. Kalaupun kemudian organisasi juga memikirkan kepentingan personelnya, tentu itu bagian dari kepentingan organisasi untuk menjaga agar pekerjaan tetap berjalan. Mungkin terdengar sinis. Tetapi barangkali ungkapan semacam itu lahir dari pengalaman. Ada orang yang sudah bekerja keras, memberikan kontribusi, mencapai target, bahkan berkali-kali menunjukkan prestasi, tetapi...