Nafsu makan
-(Rabu, 30 September 2026)- Semakin lama menjalani kehidupan, mungkin kita semakin mengenal diri sendiri, termasuk bagaimana kita merespons sesuatu. Ada hal-hal yang mampu kita tahan, tetapi ada pula yang pada akhirnya membuat kita menyerah. Salah satunya adalah bujukan untuk terus mengunyah. Entahlah, apa yang sebenarnya dilakukan nenek moyang manusia sehingga kebiasaan mengunyah ini begitu kuat diwariskan kepada kita. Tubuh seolah selalu punya alasan untuk memasukkan sesuatu ke dalam mulut. Kalau bukan makanan, ada saja pelampiasan lain: rokok, vape, atau sekadar camilan kecil yang katanya hanya untuk menemani waktu luang. Ujungnya sama: mulut tetap sibuk. Di situlah saya melihat salah satu godaan terbesar ketika seseorang ingin hidup lebih sehat. Musuhnya sering kali bukan makanan yang tersedia di meja, bukan pula restoran atau iklan makanan. Musuh yang paling sulit dikalahkan justru ada di dalam diri sendiri: keinginan untuk makan. Yang menarik, tubuh dan pikiran kita kadang sepert...