Warisan perilaku

 -(Jumat, 28 November 2025)-

Setelah membaca buku itu, akhirnya saya benar-benar memahami apa yang membedakan dua makhluk yang terlihat serupa tetapi dikategorikan dalam spesies berbeda. Melalui kategorisasi, kita dapat mengenali perbedaan antarspesies serta ciri khas masing-masing. Dengan cara inilah para saintis dalam dunia biologi memberikan sumbangsih pengetahuan luar biasa terhadap flora dan fauna di bumi.

Barangkali, cita-cita para saintis itu adalah kembali menemukan spesies baru yang masih tersembunyi di alam raya. Atau, mungkin pula mereka berharap menemukan spesies yang pernah ada di bumi, tetapi kini telah punah. Dan ternyata, dari buku itu saya belajar bahwa ada banyak spesies yang telah punah. Ulah siapa? Anda barangkali sudah bisa menebaknya.

Salah satu saripati penting dari buku itu yang melekat dalam benak saya adalah temuan bahwa setiap kali makhluk ini tiba di satu wilayah atau daratan tertentu, beberapa tahun kemudian akan terjadi kepunahan sejumlah spesies hewan di sana. Rantai makanan pun ikut berubah. Fenomena ini bukan terjadi di satu atau dua tempat saja, melainkan berulang di banyak wilayah, sebagaimana diungkapkan dalam hasil penelitian yang dirujuk buku tersebut.

Barangkali yang terjadi tidak hanya kepunahan hewan dan binatang. Ada pula kerusakan alam yang ditimbulkan ketika makhluk ini datang: entah sebagai kesengajaan saat ia melawan para binatang, atau tanpa kesengajaan yang berujung pada kebakaran hutan serta runtuhnya ekosistem.

Membaca kisah makhluk ini, saya jadi berpikir dan menemukan jawaban yang paling masuk akal. Ternyata sifat dan perilaku itu seperti warisan, yang barangkali tercatat dalam gen dan terus terbawa lintas generasi.

Jika demikian halnya, maka hukum menjadi satu-satunya pelindung kita. Tanpa batasan yang jelas dan tegas, akan sulit mengendalikan perilaku yang merusak itu—karena ia seolah sudah menjadi sifat bawaan.

Populer

The Last Kasi Bank dan Manajemen Stakeholder

DAK Fisik dan Dana Desa, Mengapa Dialihkan Penyalurannya?

Menggagas Jabatan AR di KPPN

Setelah Full MPN G2, What Next KPPN?

Perbendaharaan Go Green

Everything you can imagine is real - Pablo Picasso

Pengembangan Organisasi

"Penajaman" Treasury Pada KPPN

Agar Regional Chief Economist Menghasilkan Rekomendasi yang "Handal"