Olahraga beban

-(Sabtu, 22 November 2025)-

Saya mulai menjalani latihan rutin setiap hari. Olahraga beban. Di rumah. Mungkin saya terlalu cepat mengumumkan ini karena faktanya baru saya lakukan dalam tiga hari berturut-turut ini. Namun ada yang berbeda dibanding sebelumnya. Jika dulu, karena tidak paham, saya melatih semua otot saya dalam setiap sesi latihan, sekarang setiap sesi saya fokus pada pembentukan bagian tubuh tertentu.

Dalam tiga hari ini, pola latihan saya terbagi jelas. Hari pertama, saya melatih otot dada dan lengan dengan gerakan push up dan plank beserta variasinya. Hari kedua, saya melatih otot perut melalui sit up dan angkat kaki dalam posisi tubuh rebahan. Hari ketiga, saya melatih otot paha dan bokong. Untuk hari keempat nanti, barangkali saya akan melatih otot dada atas. Sedangkan hari kelima dan keenam, saya akan melihat contekan program latihan terlebih dahulu. Dan tentu, hari ketujuh adalah hari istirahat yang wajib, agar tubuh memiliki waktu pemulihan.

Begitulah upaya keras yang saya lakukan, terutama untuk mengurangi lingkar perut serta mentransformasi tubuh menjadi lebih menarik untuk dilihat. Kenyataannya, saya terinspirasi oleh orang-orang dengan tubuh yang bagus. Ada juga satu orang yang saya lihat, berusia sekitar 70 tahun tetapi memiliki badan bagus, sixpack, dan tampak sangat bugar. Dari orang ini saya melihat bahwa kuncinya adalah olahraga beban yang konsisten, diimbangi asupan makanan bergizi seimbang dan pola makan yang benar.

Barangkali saya menulis ini untuk memberikan penekanan pada diri saya sendiri agar semakin bertekad bulat mewujudkan impian tubuh ideal itu. Faktanya, ini tidaklah mudah. Godaan malas dan makanan karbohidrat yang enak kerap datang dan membuat segala latihan terasa seperti sia-sia.

Percayalah, memang semuanya tampak mudah. Namun, itu bukan upaya yang singkat dan sederhana. Dibutuhkan tekad, komitmen, dan disiplin tinggi dari diri kita sendiri. Kalau orang lain bisa, kenapa saya tidak?

Populer

The Last Kasi Bank dan Manajemen Stakeholder

DAK Fisik dan Dana Desa, Mengapa Dialihkan Penyalurannya?

Menggagas Jabatan AR di KPPN

Setelah Full MPN G2, What Next KPPN?

Perbendaharaan Go Green

Everything you can imagine is real - Pablo Picasso

Pengembangan Organisasi

"Penajaman" Treasury Pada KPPN

Agar Regional Chief Economist Menghasilkan Rekomendasi yang "Handal"