Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Ragam kekonyolan

-(Rabu, 1 April 2026)- Bandara Sultan Hasanuddin, dalam lanskap Indonesia, barangkali hanya berada selangkah di bawah Bandara Soekarno-Hatta dalam hal skala dan denyut aktivitas. Sebagai seseorang yang pernah menjejakkan kaki di berbagai bandara di nusantara, saya merasa cukup punya ukuran untuk membandingkan satu dengan yang lain—meski tentu, ukuran itu selalu subjektif. Dan oleh semacam takdir yang tak perlu dijelaskan, saya kembali ke Makassar, menapakkan kaki di bandara itu lagi. Sore itu, ruang tunggu dipenuhi wajah-wajah gelisah. Jadwal keberangkatan telah tertunda hampir satu jam. Alasan yang sama, yang sering terdengar: cuaca. Maskapai tak memberi kepastian, hanya jeda yang terus memanjang. Orang-orang duduk, berdiri, menghela napas, sesekali menatap layar informasi seolah berharap ada keajaiban yang muncul dalam bentuk angka waktu. Kursi-kursi penuh. Padahal, di ruang tunggu lain masih ada tempat kosong. Namun ketidakpastian rupanya lebih menakutkan daripada ketidaknyamanan. M...